Jatimbangkit.com
Headline Jatim Mojokerto Pemerintahan

Walikota Mojokerto Irup Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Mojokerto Bangkit – Upaya pencegahan dan mengendalikan penyebaran Covid-19, Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari,S.E selaku Irup didampingi Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. dan Dandim 0815 diwakili Pabung Kodim 0815 dalam pelaksanaan  Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H / 2021 di Lapangan Apel “Maha Patih Gajah Mada”. Senin (26/04/21) pagi.

Komandan Apel : Kasat Lantas AKP Fitria Wijayanti, SIK

Dalam kesempatan apel kali ini selain dihadiri Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi bersama Pejabat Utamanya, tampak hadir Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto diwakili Pabung Kodim 0815, Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto,SH, serta Walikota Mojokerto

Kasat Lantas AKP Fitria ditunjuk langsung sebagai Komandan Apel gelar pasukan. Personel yang terlibat 175 Personel, terdiri dari 90 personil Polresta Mojokerto, 10 personil Kodim 0815 Mojokerto, 10 Personil Denpom V/2 Mojokerto dan Garnisun, 20 Personil Gabungan Satpol PP dan Dishub Kota Mojokerto dan 10 Ormas terdiri dari Banser, Kokam dan Senkom

Walikota Mojokerto Ika Puspita Sari menyampaikan amanat Kapolda Jatim, bahwa Pemerintah melalui satgas pengamanan Covid 19 mengeluarkan surat edaran nomor 13 tahun 2021 tentang pelarangan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H dan upaya pengendalian penyebaran covid-19 selama bulan Ramadan 1442 Hijriyah terhitung mulai tanggal 22 April sampai dengan 24 Mei 2021 sehingga dengan adanya hal tersebut maka larangan mudik lebaran secara resmi diberlakukan,” jelas Walikota Mojokerto yang akrap dipanggil Ning Ita.

”Kebijakan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan pertambahan penyebaran covid-19 karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya setiap ada libur panjang mengakibatkan bertambahnya penyebaran covid-19 termasuk pada libur lebaran tahun 2020 jangan Natal tahun 2020 tahun baru 2021,” jelas Ning Ita.

Baca Juga :  Inovasi Putra Anggota Polsek Tanggulangin Ini, Berhasil Sisihkan 16 Negara

Walikota Mojokerto membacakan penekanan Kapolda Jatim, Saya (Kapolda Jatim) ingin menyampaikan beberapa penekanan antara lain :
a. laksanakan deteksi dini dan intervensi dini serta pemetaaan kerawanan di masing-masing lokasi sehingga kebaijakan yang diambil dapat tepat sasaran
b. laksanakan koordinasi secara intens dengan stake holder terkait dalam rangka pelaksanaan penyekatan di lokasi yang telah ditentukan
c. laksanakan tugas secara optimal dengan tetap memperhatikan kesehatan masing-masing personel sesuai dengan protokol kesehatan yang ada
d. tetap tingkatkan kewaspadaan di masing-masing pos baik pos penyekatan dan pengamanan yang telah ditentukan
e. laksanakan tugas secara humanis dan profesional serta hidari tindakan arogan guna meminimalirir kesalahan yang dapat dipolitisir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab

Didampingi Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, hasil dari rapat di Polda Jawa Timur bahwasanya untuk Kora Mojokerto, dilaksanakan kegiatan 2 titik penyekatan dan 4 Pospam yang akan melaksanakan pengamanan jalur, jadi dua titik tersebut nantinya akan ada petugas dari lintas sektoral baik dari TNI- Polri maupun dari Pemkot Mojokerto, yang nantinya akan kita rapatkan bersama satuan tugas kota Mojokerto untuk menjadi prasyarat jalan ketika ada seseorang yang melaksanakan mudik

” Sedangkan titik yang ditentukan yaitu di keluar exit tol penompo kemudian satu lagi diperbatasan antara Lamongan dengan Kabupaten Mojokerto yaitu di dawarblandong,” pungkas Kapolresta Mojokerto

 

@umam_wsh46

 

 

 

 

 

 

 

baca juga :

Silaturahmi Kapolda Jatim Jelang Ramadhan Dengan AUMA dan AUTADA

Redaksi Mojokerto

Kapolresta Mojokerto : Waka Polda Jatim Pimpin Vidcon Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap I 2021

Redaksi Mojokerto

Panglima TNI didampingi Kapolri, Buka Latsitarda Nusantara Ke-41

Redaksi Mojokerto