Jatimbangkit.com
Mojokerto Terkini

Rumah Rakyat Kota Mojokerto jadi Cangkruan Diskusi Kamtibmas

Mojokerto – Menjadi kegiatan resmi di Pendopo Rumah Rakyat Jl. Hayam Wuruk No. 50 Kota Mojokerto , Kapolres Mojokerto melaksanakan Giat  Cangkrukan Diskusi Kamtibmas (CANDIMAS) bersama Forkopimda dengan Masyarakat Kec Prajuritkulon Kota Mojokerto, dengan tema “Guyub rukun dukung Protokol kesehatan agar tetap berkegiatan dari Kota Mojokerto untuk Jatim Bangkit yang diikuti ± 100 orang. Kamis (21/1/21) sore.

Dalam acara ini ada diskusi dan Tanya jawab yang dimulai dari Pak Sahri dari MUI Kec Prejuritkulo, menagatakan, “Vaksin disuntik bahwa memang kecil tapi menakutkan. Butuh edukasi dan semakin banyak yang sudah divaksin akan menjadi hal yang biasa dan tidak menakutkan”.

Kemudian Penyintas, Pak Muhaji, Apresiasi kepada para pendonor, baru ada 2 PMI alat pengolah darah untuk plasma convalesen PMI Surabaya dan Sidoarjo. Peralatan tersebut bisa segera terealisasi di PMI Kota mjk. Karena alat ini t mmbntu dr untum penyembuhan pasien covid. Kesembuhan lebh cepat.

“Kami berharap Donor Plasma ingin adanya Tempat Donor Plasma sendiri  Di Kota Mojokerto”. Kata Muhaji.

Tak ketinggalan dengan Media Sosial, dari Netizen sebut Lastri, “Jika menemukan informasi Hoax, kami dari orang kecil dan takut, mohon dapat klarifikasi dari pemerintah terkait berita HOAX” Katanya

Antusias lagi dengan kegiatan Candimas, “usul untuk sosialisasi terkait pendonor plasma lebih digabungkan lagi.” Kata ARIS selaku Penyintas

Dari pertanyaan dan keluhan peserta Cangkruan, Walikota Mojokerto menanggapi, Pak Sukri, jangan takut dengan jarum sambil guyon, Kata Ning Ita Sapaan akrabnya.

Bagi penyintas akan segera kami reliasikan alat donor plasma dan tentunya kami akan bekerjasama dengan Pihak RSUD bersama Dinkes. Jawab Walikota.

Nah terkait HOAX kami ingin memberikan informasi positif untuk disebar dan membantu penekanan terkait penyebaran covid-19, dengan kehadiran netizen suasana cangkruan akan lebih lengkap. Sebut Ning Ita.

Baca Juga :  Tim Pakar Satgas Covid-19 Tinjau Posko PPKM Kota Mojokerto

Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi, S I.K, M.I.K, menanggapi dari MUI Kec Pralon, “ kita disini hadirkan Toga dan Tomas dalam rangka perannya membantu penekanan penyebaran covid 19.”

Ada Kata Bijak, “Kenapa sih kita kalah dengan covid, secara lahiriah kita sama sama ciptaan Tuhan.” Sebut AKBP Deddy Supriadi

Oleh karena itu, “Gelorakan protokol kesehatan, sekali lagi, kami mohon bantuan sebagai kepanjangan tangan, mari kita bersama menangani covid-19 dan kita melakukan Ops Yustisi juga bersama, jadi mari bersama kita cegah bersama.” Kata Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy

Dandim 0815 juga menghimbau, “Jika kita takut disuntik kita pikirkan makanan atau minuman yang enak dan seger aja.”  Kata Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto, S.H

Dalam kegiatan candimas kali juga menghadirkan tenaga kesehatan Dokter Farida, mengatakan Terkait prokes tidak  boleh lelah Harus konsisten, vaksinbsaja tdk cukup harus mematuhi prokes.

Diharapkan disetiap kelurahan akan ada petugas kesh yang bisa dihubungi 24 jam oleh masyarakat.

“Salah satu PR agar plasma convalesen yang pada vase berat akan susah bagi tenaga untuk menyelamatkan. Plasma sangat dibutuhkan untuk membantu penyembuhan pasien covid 19.” Sebut dr Farida

“Pendonor bisa nyaman, proses screening lama dan harus di sidoarjo, Kita berkoordinir dengan PMI RSUD Kota Mojokerto untuk pengadaan alat untuk pendonor plasma supaya lebih nyaman.” Pungkas Kabid P2P Dinkes Kota Mojokerto dr. Faridah Mariana.