Mojokerto//jatimbangkit.com – Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Drama Teatrikal Polisi Istimewa dan Doa bersama yang diselenggarakan oleh Yayasan Triloka Garda Nusantara (YTGN) bersama Polsek Pacet Polres Mojokerto Polda Jawa Timur, bertempat di cafe sapoe lidi Dusun Pacet utara, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/08/25)
Drama Teatrikal Polisi Istimewa dan Doa bersama ini selain untuk memperingati Hari Juang Polri sekaligus juga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Komjen (Purn) Mochammad Jasin, yang dikenal sebagai Pahlawan Nasional dari Polri.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Pacet IPTU M.K. Umam bersama anggota Polsek Pacet, Ketua Yayasan Triloka Garda Nusantara AKBP Purn. Tri Sujoko didampingi Sekretaris Moh. Wahyudi bersama anggota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Wilayah Kecamatan Pacet.
Sekretaris Yayasan Triloka Garda Nusantara sekaligus Ketua penyelenggara kegiatan Hari juang Polri Moh. Wahyudi mengatakan, sengaja memilih wilayah Pacet dan sekitarnya, atas dasar sumber primer bahwa Moch.Jasin Komandan Polisi Istimewa berjuang untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Atas dasar inilah kami dari komunitas masyarakat yang peduli dengan sejarah perjuangan Polri ingin melakukan mengulang kembali (memotifasi memori) pada generasi kini khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menelusuri jejak perjalanan Polisi Istimewa yang di komando oleh Moehamad Jasin yang diberi tajuk “Langkah Pasti M. Jasin Polisi Istimewa di bumi Mojokerto” dari sumber inspirasi peristiwa 10 November 1945 merdeka atau mati,” Ungkap Wahyudi

Dengan adanya event ini terjadi peristiwa budaya tentang tata krama yang akan mewarnai kemesraan hubungan antara rakyat dan polisi (APH) serta membangun etika peradaban sengkuyung bersama antara rakyat, APH, OPD, dan pemangku kekuasaan (bupati, gubernur dan presiden) dengan harapan dapat menekan perpecahan antara rakyat polisi dan penjabat serta dapat menekan info berita hoax.
Dampak positifnya ikut memajukan ekonomi kreatif di kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dan nusantara. Sebagai langkah kemajuan bersatunya pejabat, masyarakat, pengusaha, seniman, budayawan, creator seni, pelaku pariwisata ekonomi kreatif dan pemerhati sejarah perjuangan bangsa.
Sementara itu Kapolsek Pacet IPTU M.K. Umam mengatakan Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Triloka Garda Nuswantara ini merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap sejarah perjuangan bangsa, khususnya perjuangan para pejuang Polri yang telah menorehkan catatan emas dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia,
“Salah satunya adalah perjuangan Komjen Pol (Purn) M. Yasin bersama Polisi Istimewa yang dengan penuh keberanian mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Ujar IPTU Umam
“Semangat juang Komjen Moch. Jasin harus terus hidup dalam jiwa kita. Polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat dan garda terdepan menjaga kedaulatan bangsa,” Imbuhnya
Masih Kata Kapolsek Pacet, “Sebagai generasi penerus, sudah menjadi kewajiban kita untuk menghormati, mengenang, sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan beliau. Semangat patriotisme, keikhlasan, serta pengorbanan tanpa pamrih harus kita jadikan inspirasi dalam melaksanakan tugas dan pengabdian, baik sebagai anggota Polri maupun sebagai bagian dari masyarakat,” Ucap IPTU Umam
Kapolsek Pacet IPTU M.K. Uman juga berharap Melalui kegiatan teatrikal sejarah dan doa bersama ini, generasi muda dapat semakin memahami arti pentingnya persatuan, gotong royong, serta keberanian dalam menjaga kedaulatan bangsa, “Jangan sampai kita melupakan sejarah, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.” Pungkasnya (AL)
