Jatimbangkit.com
Mojokerto Nasional Terkini

Ketua MUI Kota Mojokerto Dukung Usulan Presiden Kabareskrim Naik Pangkat

Suara Kawan, Mojokerto – Menjadi perhatian publik dengan diusulkannya nama tunggal calon pengganti oleh Presiden untuk mengantikan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang akan pensiun. Presiden menerbitkan Surat presiden (surpres) yang berisi usulan calon Kapolri yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani di gedung parlemen, Jakarta.

Diajukannya Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo tentuya melihat prestasi yang bersangkutan. Mulai  kasus surat palsu Djoko Tjandra. Dan turun memimpin pemulangan Djoko Tjandra yang sempat buron serta tidak ragu saat memproses kasus yang melibatkan dua jenderal polisi tersebut.

Ketua DPR mengatakan, Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Kapolri diangkat dan diberhentikan Presiden dengan persetujuan DPR. ”Persetujuan akan diberikan sesuai dengan mekanisme internal DPR,” Kata Puan.

Penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Kapolri, mendapat apresiasi dari Ketua umum MUI Kota Mojokerto, KH Rifa’i Ismail.

“Saya menghormati Pilihan Presiden soal calon Kapolri. Tentu presiden sudah mempertimbangkan yang terbaik, apalagi kenaikan jabatan di Polri sudah ada ketentuannya,” ucap Ketua MUI kepada media, Jumat (15/01/2021).

Ketua DPR Puan juga menjelaskan, “Komisi III DPR ditugaskan untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Kapolri. Selanjutnya, hasil fit and proper test dibawa dalam rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan dewan. Proses itu bakal berlangsung selama 20 hari. ”Terhitung sejak tanggal surat presiden diterima DPR,” Terang Puan.

“Semoga DPR RI sebagai wakil rakyat dapat melaksanakan fit and proper test
Secara komprehensif dengan mempertimbangkan kapasitas dan kredibilitas calon termasuk mendengar masukan dari berbagai pihak salah satunya masyarakat,” Harap Ketua MUI Kota Mojokerto

Baca Juga :  Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19