Jatimbangkit.com
Headline Kesehatan Mojokerto Nasional Terkini

Inovasi Peta Digital Kota Mojokerto Diapresiasi Gugus Covid Jatim

Mojokerto Bangkit – Rapat koordinasi dimasa pandemi mengggunakan fasilitas zoom meeting dalam rangka penanganan covid-19, Kali ini Kota Mojokerto menyampaikan inovasi kepada forkipimda Jatim dalam pelayanan publik dengan membuat peta digital.

Kanan : Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. bersama Walikota dan Dandim 0815

Hari ini, Kamis (18/02/21), Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. bersama Walikota dan Forkopimda Kota Mojokerto mengikuti Zoom Meeting yang dipimpin Waka Polda Jatim Bersama Kasdam dalam rangka Rapat evaluasi PPKM skala Mikro dan percepatan pencairan dana Desa untuk mendukung pelaksanaan PPKM Mikro dari Ruang Galeri Rumah Rakyat Kota Mojokerto,

Walikota Mojokerto dalam sesi penyampaian/laporan kepala Daerah Kab/Kota, mengatakan bulan Januari sebanyak 300 kasus kami laporkan bahwa di Kota Mojokerto kami memiliki 681 RT pada 18 kelurahan se Kota, dengan inovasi pembuatan peta digital yang di-update setiap hari senin oleh tim kami di Dinas kesehatan sehingga bisa dipantau baik digital menggunakan gadget atau handphone masing-masing baik oleh lurah maupun dan juga masyarakat,” Kata Ning Ita Sapaan Akrabnya

Perubahan zona pada masing-masing RT di Kota Mojokerto hari ini 18 Februari 2021 dari peta zonasi ini tergambarkan bahwa 619 RT di Kota Mojokerto masuk zona hijau sedangkan sisanya 62 RT masuk zona kuning, orange dan merahnya 0 (nihil), kita selalu bekerja sama dengan  jajaran Polres Kota Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto.

“Pemantauan kedepan akan terus kita kuatkan karena harapan kita jumlah RT yang berwarna kuning atau masa zona kuning ini bisa kita turunkan sehingga semuanya bisa hijau jadi target kami dari 62 RT yang masih kuning kita upayakan secara bertahap untuk bisa hijau seperti 619 RT lainnya yang ini sudah kondisinya stabil pada zona hijau,” Targetnya

Baca Juga :  Forkopimda Jatim Mengecek Serbuan Vaksinasi di Koarmada II

“Dalam tingkat kelurahan tersebut semuanya terlibat secara aktif ada unsur dari Babinsa dan babinkamtibmas, relawan, tokoh agama dan juga petugas kesehatan yang terwakili dari masing-masing Puskesmas yang membawahi wilayah kerja di kelurahan tersebut dan juga tadi para RT dan RW yang terdiri dari 18 Posko yang ada di Kota Mojokerto,” Sebut Ning Ita

Kapolresta Mojokerto memberikan saran, “dengan membuat Skenario pengendalian mikro,  bagaimana agar masyarakat di tingkat RT/RW tahu? Makan diharapkan masing RT memasang tanda berupa bendera 4 warna, misalnya kuning, hijau yang tujuannya agar masyarakat tahu status di daerahnya, dan memasang himbauan dari para tokoh, mengaktifkan kembali kegiatan penyemprotan secara berkalam Hal ini juga untuk mengantisipasi orang agar tidak berkeliaran, Tambah AKBP Deddy Supriadi.

Mendapat apresiasi dan tanggapan dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Dalam waktu dekat diturunkan menjadi zona hijau, posko diberdayakan semaksimal mungkin, sehingga keberadaan posko bisa membawa dampak positif.

Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur mengapresiasi Peta digital yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat Kota Mojokerto melalui aplikasi, dan mulai hari ini, 18 Februari 2021 Sudah terintegrasi dengan aplikasi GAYATRI.

Di akhir rapat, Ibu Walikota, Saya himbau untuk melihat website secara langsung, bisa dilihat di peta, apakah RT anda masuk ke zona hijau, merah, atau kuning, agar masyarakat ikut waspada bagaimana masyarakat di lingkungan kecil bisa ikut berpartisipasi dalam menangani COVID-19,

Semoga protokol kesehatan 5M tetap dilaksanakan, Semoga kita semua sehat, aplikasi ini termasuk upaya kita dalam memanfaatkan teknologi untuk meminimalkan angka COVID-19 di Kota Mojokerto.”Pungkas Hj. Ika Puspitasari, S.E

 

MK