Jatimbangkit.com
Headline Kesehatan Mojokerto

Dua Anggota Polresta Mojokerto Donorkan Darah Plasma Konvalesen

Dari Kota Mojokerto Bangkit – Untuk memberikan kesembuhan pasien yang terpapar covid-19, Personel Polresta Mojokerto mengirimkan pendonor darah plasma Konvalesen di PMI Sidoarjo.

Sehari setelah Skrining, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., bersama 28 anggotanya di Poliklinik Bhayangkara di Polres Mojokerto Kota Jalan Bhayangkara 25 Kota Mojokerto.

“Tujuannya plasma darah konvalesen ini, akan dimanfaatkan sebagai pengobatan bagi masyarakat yang terpapar covid 19 baik sedang maupun berat yang sedang dirawat di rumah sakit,” Ungkap AKBP Deddy Supriadi

Hari pertama, dua personel Polres Mojokerto melaksanaan donor darah plasma konvalesen di PMI Sidoarjo.

“Dua Anggota yang melaksanakan donor darah plasma konvelesen adalah Brigadir Teguh Muji Syukur dengan golongan darah O dan Bripda Herdy Bagus. P dengan golongan darah A,” Sebut AKBP Deddy Supriadi.

“Hasil Koordinasi dari Ketua PMI Kota Mojokerto dan PMI Sidoarjo  dijadwalkan pendonor plasma konvalesen sebanyak 2 personel setiap harinya  di PMI Sidoarjo,”

“Semoga kegiatan kemanusiaan ini bisa menjadikan kebaikan bagi Anggota yang melaksanakan donor darah plasma Konvalesen semua dan menjadi amal ibadah bagi masyarakat Kota Mojokerto,”

.“Saya juga mengajak kepada masyarakat Kota Mojokerto bagi penyintas covid-19 untuk bersama” mendonorkan plasma darah konvalesen bersama kami demi kemanusian, satu pendonor bisa menyelamatkan 4 pasien yang terpapar,” Ajak Kapolresta Mojokerto saat ditemui peliput.

PENYINTAS : Bripda Herdy Bagus Bintara Satlantas Polresta Mojokerto.

Penyintas Bripda Herdy Bagus mengatakan, “Karena sebelumnya saya terpapar dan hasil skrining bagus selanjutnya saya bisa mendonorkan darah plasma konvalesen untuk kemanusiaan bagi warga yang terpapar covid-19.” Ucap Bintara dari Satlantas Polresta Mojokerto.

Saat bertemu dengan dr. Laily dari PMI Sidoarjo dalam pelaksanaan skrining di Poliklinik Bhayangkara Polresta Mojokerto mengatakan, “hasil skrining yang bagus bagi calon penyintas nanti prosesnya antara 30 menit sampai 2 jam, tergantung kondisi pendonor dan jika kita juga lihat kondisi titernya yang kuat untuk proses donor tersebut.” Ucap dr. Laily.

Baca Juga :  Polda Jatim Bersama YBTCI Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis