Jatimbangkit.com
Headline Hukrim Mojokerto

Dari Pantauan Cyber, Polresta Mojokerto Amankan Pembalap Liar dan Minta Ortu Jemput Putranya

jatimbangkit.com, Mojokerto – Masih berlangsungnya Operasi Patuh Semeru 2021, Polresta Mojokerto berhasil bubarkan balapan liar dari hasil pantauan patrol cyber oleh sekelompok pemuda dan mengamankan pelanggar lalu lintas bagi kendaraan yang tidak sesuai spektek

Polresta Mojokerto amankan 28 pemuda Balap liar di Kawasan belakang TPA Randegan Lingk. Randegan Kel. Kedundung Kota Mojokerto yang berikut kendaraan yang tidak sesuai spektek dan tidak bisa menunjukkan surat saat Razia.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Kasat Lantas AKP Heru Sudjio Budi Santoso, S.H., Kasat Reskrim IPTU Hari Siswanto, S.A.P., M.H.dan Kasi Humas IPDA MK Umam, SE serta Kasi Propam IPDA Yuda Yulianto, SH menggelar Konferensi Pers Pelanggaran Lalulintas dalam rangka Ops Patuh Semeru 2021 di lapangan Apel Maha Patih Gajah Mada. Selasa (27/09/21)

“Dari informasi masyarakat dan hasil patroli Cyber yang dilakukan oleh satuan gabungan dari Lalu lintas, Sabhara dan Reserse, Bahwa ada satu komunitas namanya “Herex Community”, begitu banyak modifikasi – modifikasi kendaraan dengan berbagai jenis dan kegiatan – kegiatan balapan liar yang dilakukan, tentunya ini tidak selaras dengan kebijakan pemerintah yang masih melakukan pembatasan – pembatasan kegiatan masyarakat.” Sebut Kapolresta Mojokerto

Namun demikian karena dari hasil penanganan yang dilakukan oleh Polresta Mojokerto Kota, memang perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh komunitas ini muncul kaitan dengan masalah baku mutu kendaraan, standard nasional, kelengkapan kendaraan yang di atur di undang – undang lalu lintas dan angkutan jalan, ini kita bisa buktikan dan perbuatan melawan hukumnya ada sanksi pidananya termasuk ada sanksi dendanya disitu.

“Hasil yang kita tangkap pada tanggal 27 September 2021 terdapat 13 anak dibawah umur, ini menjadi PR kita bersama yang menjadi poin pentingnya adalah bagaimana kita mencarikan solusi dari permasalahan hukum yang terjadi tapi edukasinya juga bisa kita berikan kepada generasi ini, supaya kedepan mereka bisa kembali ke arah yang lebih baik dan menjadi generasi penerus yang akan memberikan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara.,” Urai AKBP Rofiq Ripto

Baca Juga :  Polri Gelar Upacara Korps Raport Tujuh Jenderal

Masih Kata Kapolres, “Dari beberapa barang bukti yang kita sita total keseluruhan 101 kendaraan, dengan pelanggaran tidak ada STNK 25 unit, Roda 2 sebanyak 75 unit, roda 4 sebanyak 1 unit, yang tidak memakai knalpot standard 30 kendaraan, memakai velg dan Ban racing 25 kendaraan, dan Modifikasi yang berpotensi laka lantas 25 kendaraan, hasil dari operasi balap liar 21 dan dari 21 itu terdapat 13 anak dibawah umur kita tangani sesuai dengan undang – undang perlindungan anak.”

Orang tua dan keluarga dihadirkan di Polresta Mojokerto, Saya berharap peran aktif para orang tua. Sengaja kami undang bapak ibu orang tua pelanggar agar bisa membimbing anak-anaknya dan memperhatikan anaknya

“Saya minta seluruh orangtua ikut terlibat aktif untuk memberikan pendidikan yang baik kepada putra – putranya supaya tidak melakukan hal – hal negatif diluar yang nantinya dapat merugikan anak – anak itu sendiri dimasa depan.”

Diakhir Konferensi pers menegaskan para orang tua jangan percaya dengan orang yang mengaku oknum dari Polresta Mojokerto menjanjikan dapat mengambil kendaraan yang terjaring razia balap liar dan Ops Patuh Semeru.

Syarat pengambilan kendaraan yakni melengkapi surat-surat dan mengembalikan sepeda motor sesuai standar pabrik.

“Jadi tidak ada, yang penting kendaraan dilengkapi, pelanggaran tilang di kejaksaan dan pelanggaran anak dibawah umur kita kembalikan ke orang tuanya,” pungkas Kapolresta Mojokerto

Sebagai efek jera sejumlah anak di bawah umur yang sebagian didampingi orang tuanya menginap satu malam di Masjid Polresta Mojokerto.

Salah satu orang tua Bambang (51) warga Kota Mojokerto tidak mengetahui anaknya terlibat balap liar karena saat itu pamit bermain dengan teman sebaya menggunakan sepeda motor.

Selesai Konferensi pers, Putranya meminta maaf kepada orantuanya (Bambang), “Saya tidak mempermasalahkan terkait menginap satu malam di masjid Polresta Mojokerto agar jera kemudian hari,”

Baca Juga :  Kapolresta Mojokerto Blusukan ke Warga yang Kurang Mampu di Desa Gembongan Salurkan Bansos

“Ya pamit sepedaan tidak tahu kalau ikut seperti itu (balap liar) dia cuma nonton saja,” cerita Bambang kepada media yang meliput

 

 

 

 

baca juga :

Polresta Sidoarjo Luncurkan Layanan Satu Atap MMPP

Redaksi Mojokerto

Brimob Polda Jatim, Bagi Masker dan Sembako, Hingga Penyemprotan Disinfektan

Redaksi Mojokerto

Kapolresta Mojokerto : Ulama dan Santri Mengikuti Pencanangan Gerakan Santri Bermasker

Redaksi Mojokerto